Cara Pengobatan Leukemia Alami Yang Satu Ini Ternyata Efektif Menaklukan Kanker Darah

Solusi terbaik untuk mengatasi leukemia kini telah ditemukan. Pengobatan leukemia yang satu ini sudah terbukti secara klinis mampu menuntaskan penyakit leukemia sampai ke akarnya. Sudah banyak yang membuktikan keampuhan pengobatan leukemia tersebut. Kini giliran Anda yang memperoleh manfaatnya. Ya benar. Apa yang Anda baca mengenai khasiat pengobatan penyakit leukemia tersebut benar benar nyata. Dengan pengobatan atau terapi leukemia ini, Anda bisa: ü  Terbebas dari leukemia ü  Kadar leukosit atau sel darah putih Anda kembali ke angka normal ü  Tekanan darah kembali stabil, sehingga tidak lagi mengalami anemia ü  Daya tahan tubuh meningkat ü  Stamina kembali meningkat ü  Tidak lagi bergantung pada pengobatan medis Dengan beragam manfaat yang bisa Anda peroleh setelah menjalani pengobatan leukemia, apakah Anda masih ragu untuk mencobanya? Jangan ragu lagi. Banyak yang sudah membuktikan keampuhan pengobatan alternatif leukemia ini. Salah satunya Ranie D. Garnadi. Berikut kisahnya. Testimonial Ranie D. Garnadi – Leukemia 4 Tahun Teratasi Berkat Pengobatan Leukemia Ranie D. Garnadi merupakan ibunda dari Sandra yang menderita leukemia atau kanker darah. Bocah kecil ini harus merasa tersiksa akibat kadar leukosit dalam tubuhnya yang melebihi normal. Awalnya ia hanya mengalami demam tinggi saja. Namun kondisinya bertambah buruk karena leukemia membuatnya mengalami anemia. Selain anemia dan demam tinggi, Sandra juga menderita flu dan beberapa gejala tidak normal lain. Hal ini membuatnya harus dirawat intensif di rumah sakit selama 10 hari. Bocah kecil tersebut juga harus menjalani transfusi darah, karena anemia yang dideritanya sudah tergolong akut. Melihat kondisi putri kecilnya itu, Ranie sangat sedih. Karenanya ia berusaha melakukan apapun untuk bisa mengembalikan kesehatan putrinya tersebut. Namun sayangnya pengobatan yang selama ini dijalani Sandra tak kunjung memberikan hasil yang memuaskan. Bahkan Sandra sempat mengalami kelumpuhan. Bocah kecil tersebut tidak bisa berjalan. Siapa yang tidak sedih melihat kondisinya. Dokter yang merawatnya pun akhirnya menyarankan agar Sandra dirujuk ke ahli fisioterapi. Dokter juga menyarankan agar bocah kecil tersebut menjalani pengobatan medis seperti operasi, kemoterapi dan penyinaran. Namun Ranie menolak untuk mengikuti saran dokter. Ranie memiliki alasan tersendiri mengapa ia menolak untuk mengikuti saran dokter. Apalagi ia tak tega begitu melihat kondisi Sandra yang semakin memburuk. Akhirnya, Ranie pun memilih pengobatan alternatif leukemia hingga suatu hari diperkenalkan dengan pengobatan leukemia akut Tahitian Noni. sejak saat itu, Ranie rajin memberikan Tahitian Noni pada putrinya. Setelah empat bulan teratur menjalani pengobatan leukemia tersebut, Ranie mulai melihat kemajuan pada tubuh putrinya. Sandra sudah bisa duduk. Demamnya juga sudah turun diikuti dengan nafsu makannya yang kembali meningkat. Sandra juga sudah bisa berlari dengan ceria seperti dulu. Hal ini tentu merupakan sebuah kemajuan besar. Ranie yang melihat kemajuan kesehatan yang dialami putrinya tersebut sangat bersyukur. Ia bersyukur bisa dipertemukan dengan pengobatan leukemia Tahitian Noni yang akhirnya menjadi jalan kesembuhan bagi Sandra. Padahal sebelumnya ia sempat putus asa dengan...

Read More

Kanker Paru Stadium 3 Lenyap Berkat Obat Herbal Penyakit Kanker Paru Paru Ini

Mau terbebas dari kanker paru paru? Atasi saja dengan obat herbal penyakit kanker paru paru. Obat herbal kanker paru paru ini sudah terbukti secara klinis khasiatnya. Bahkan telah mendapat kepercayaan dari pasien kanker paru paru yang kini sudah kembali pulih dari penyakitnya. Anda pun bisa kembali pulih dari penyakit kanker paru paru yang Anda derita. Penasaran dengan kisah kesembuhan pasien kanker paru paru tersebut? Berikut kami berikan salah satu kisah kesembuhan mereka. Testimonial Ibu Indah – Kanker Paru Stadium Tiga Lenyap Berkat Obat Herbal Penyakit Kanker Paru Paru Siapa yang tidak shock ketika tahu dirinya menderita kanker. Apalagi jika kanker yang diderita sudah menginjak stadium tiga. Ini artinya penyakit yang diderita sudah terbilang parah. Kondisi tersebut dialami oleh Ibu Indah. Beliau divonis menderita penyakit kanker paru paru stadium tiga oleh dokter. Penyakit tersebut kemudian membuat Bu Indah jadi sering muntah darah. Hal ini tentu sangat menyiksa. Belum lagi akibat terlalu sering muntah darah, tekanan darah beliau juga ikut terkena dampaknya. Tekanan darahnya menurun diikuti dengan kadar hemoglobinnya yang kadang drop. Kondisi Bu Indah yang demikian tentu sangat menganggu aktifitas beliau sehari hari. Apalagi beliau termasuk ibu muda yang memiliki mobilitas cukup tinggi, akibat tuntutan profesinya. Dengan kondisinya yang sakit parah, aktifitasnya sedikit terganggu dengan jadwal check up rutin dan pengobatan kanker lainnya. Beruntung kondisi beliau segera diketahui oleh ibundanya. Dengan harapan bisa sedikit mengurangi penderitaan Bu Indah, ibunya kemudian memberinya obat herbal penyakit kanker paru paru Tahitian Noni. Terapi kanker paru paru herbal inipun berlangsung selama kurang lebih enam bulan. Selama enam bulan tersebut, Bu Indah tidak pernah absen sehari pun untuk tidak minum obat untuk kanker paru paru yang direkomendasikan ibundanya. Pengobatan dengan obat herbal ini juga diimbangi dengan pola makan sehat. Hasilnya sungguh diluar dugaan. Penyakit kanker paru paru seolah lenyap dari tubuh Bu Indah. Hal ini diketahuinya saat mengunjungi dokternya kembali untuk melakukan check up rutin. Mengetahui kemajuan kesehatan yang dialaminya tersebut, Bu Indah sangat bersyukur Tuhan telah memberinya jalan kesembuhan lewat terapi herbal kanker paru paru Tahitian Noni. Kini beliau sudah bisa kembali beraktifitas seperti biasa. Anda ingin merasakan kemajuan kesehatan seperti yang dialami Bu Indah? Tunggu apalagi. Segera pesan obat herbal penyakit kanker paru paru sekarang juga. Khusus bagi Anda yang tinggal di kota Pekanbaru dan sekitarnya, Anda bisa langsung mendapatkan Tahitian Noni Juice Pekanbaru melalui agen resminya. Tentang Peranan Tahitian Noni sebagai Obat Herbal Penyakit Kanker Paru Paru Obat herbal penyakit kanker paru paru Tahitian Noni memiliki kemampuan yang luar biasa dalam hal mengatasi kanker. Keampuhan obat untuk kanker paru paru ini bahkan sudah teruji secara klinis dan diakui. Hal ini berkat kandungan proxeronine yang terkandung dalam buah Noni Tahiti yang menjadi komposisi utamanya. Sekedar informasi, buah Noni Tahiti sudah dikenal dan dimanfaatkan...

Read More

Obat Alami Kanker Darah Terbukti Tuntaskan Leukimia Akut

Istilah leukimia mungkin sedikit asing bagi sebagian dari Anda. Namun bagaimana dengan kanker darah? Tentunya Anda lebih akrab dengan istilah yang satu ini. Ya, kanker darah merupakan penyakit kronis yang tidak jarang merenggut nyawa penderitanya. Semua orang tentu tidak ingin terserang penyakit tersebut. Namun yang namanya penyakit seringkali datang tanpa sempat kita cegah. Seperti itulah kira kira yang dialami oleh Bapak I Gusti Ngurah Suamba. Beliau divonis menderita kanker darah. Sejak saat itu, beliau harus menjalani pengobatan kanker darah di rumah sakit. Bahkan beliau sempat menjalani operasi. Sayang, setelah operasi, beliau justru mengalami hilang ingatan. Beliau lupa namanya sendiri. Melihat kondisi Pak Suamba yang seperti itu, pihak medis dan keluarga berunding untuk memulangkan beliau ke Bali. Dengan kondisi trombosit yang rendah, beliau pulang ke Bali untuk dirawat di rumah sakit Prima Medika. Waktu itu tepatnya akhir bulan Januari 2011, ketika Pak Suamba sampai di Bali. Beliau langsung dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani operasi kedua. Setelah menjalani operasi, beliau langsung diminta menjalani terapi kanker darah (kemoterapi) rutin selama 9 hari. Tak disangka pada hari ke-9 kemoterapi, kondisi beliau tiba tiba drop.   Beliau mengalami pendarahan di kepala yang diikuti dengan kejang kejang. Nilai PLT-nya juga drop sampai di angka 10. Padahal normalnya antara 150 sampai 450. Kondisi beliau yang cukup mengkhawatirkan tersebut membuatnya harus kembali menjalani pengobatan kanker darah di ruang ICU. Saat itulah, pendarahan kembali terjadi di otak kiri beliau, sehingga operasi harus kembali dilakukan. Beliau juga membutuhkan 50 kantong darah untuk transfusi selama operasi. Setelah operasi, kondisi beliau tampak membaik. Kadar PLT-nya naik ke angka 22. Sayang, kondisi tersebut hanya bertahan 2 hari saja. Pada 3 Februari 2011, PLT-nya kembali turun ke angka 12 dan beliau dinyatakan koma. Beliau kemudian dipindahkan ke ruang perawatan dari tanggal 9 sampai 12 Februari. Kondisi Pak Suamba waktu itu tidak stabil. Beliau tidak bisa menggerakkan anggota tubuh bagian kanan. Bicaranya juga sedikit cadel (pelo). Dokter yang menangani beliau waktu itu menyarankan untuk transplantasi sumsum tulang belakang. Namun pihak keluarga tidak menyetujui. Di saat kritis itulah, Ibu Monica tiba tiba datang memperkenalkan pengobatan herbal kanker darah Tahitian Noni. Pak Suamba kemudian mulai mengkonsumsi obat penyakit kanker darah tersebut, meski hanya sebatas dosis perkenalan. Hasilnya PLT beliau naik mencapai angka 23, meski kembali turun ke angka 16. Melihat hasil terapi kanker darah tersebut, Bu Monica kemudian berinisiatif untuk memberikan 200 ml Tahitian Noni setiap dua jam. Setelah 3 hari, PLT-nya kembali meningkat ke angka 104. Pengunjung yang datang menjenguk sudah tidak dianjurkan memakai masker lagi. Pak Suamba juga sudah mulai latihan berjalan. Ditambah lagi, BAB-nya sudah lancar dan warna air seni sudah tidak keruh lagi. Sejak saat pertama menjalani pengobatan kanker darah dengan Tahitian Noni, kondisi Pak Suamba mulai membaik. Bahkan pada tanggal...

Read More

Sembuh dari Kanker Payudara dalam 1 Bulan

Jika mendengar kata ‘kanker’ pasti yang terbayang di benak kita adalah sebuah penyakit yang sulit disembuhkan. Ya, benar. Kanker merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini masih menjadi penyakit yang ditakuti di masyarakat. Karenanya akan lebih baik jika sebisa mungkin kita mencegah kehadiran penyakit tersebut. Hal ini dikarenakan jika sudah terlanjur menderita kanker, maka akan sulit untuk bisa sembuh dari kanker payudara. Apalagi jika metode penyembuhan kanker payudara yang dipilih tidak tepat. Kendati demikian, tak selamanya penyakit bisa dicegah. Seperti halnya yang dialami dr. Purwaningsih. Sebagai seorang dokter, tentulah dirinya selalu berusaha untuk hidup sehat. Namun ternyata penyakit kanker masih menyerangnya, tepatnya tahun 2005 lalu. Waktu itu, dokter yang akrab disapa dr. Pur ini merasakan adanya benjolan di payudaranya. Sebagai seorang dokter yang berpengalaman, dirinya langsung curiga bahwa kemungkinan besar benjolan tersebut adalah pertanda kanker payudara. Kecurigaannya ternyata benar. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, dr. Pur diberitahu bahwa dirinya menderita kanker payudara. Sejak saat itu, dr. Pur langsung menjalani pengobatan untuk kanker secara medis. Pengobatan yang dijalaninya adalah kemoterapi. Kurang lebih selama 6 bulan beliau rutin menjalani kemoterapi, yaitu dari bulan Januari 2006 sampai bulan Juni di tahun yang sama. Pengobatan tersebut dijalaninya 6 kali setiap minggunya. Bagaimana hasilnya? Dr. Pur mengaku merasa tersiksa akibat pengobatan tersebut. Beliau merasa mual dan bahkan muntah setiap kali selesai menjalani kemoterapi. Efek kemoterapi tersebut masih ditambah lagi dengan rambutnya yang rontok. Bahkan kulitnya juga ikut mengering, tidak lembab seperti sebelum menjalani kemoterapi. Selain itu, beliau juga merasa kesakitan ketika menggerakkan anggota tubuhnya. Hal ini tentu sangat jauh dari harapan beliau, yaitu sembuh dari kanker payudara. Setelah selama 6 bulan beliau berkutat dengan pengobatan medis yang nyaris tanpa hasil, beliau kemudian mencoba mencari terapi kanker payudara herbal. Pencarian beliau berakhir pada bulan Maret 2009, dimana beliau bertemu dengan herbal penyembuh kanker Tahitian Noni. Sejak menjalani penyembuhan kanker dengan Tahitian Noni, beliau mulai merasakan khasiatnya. Dengan dosis 2x100cc setiap hari, beliau mengaku mengalami kemajuan kesehatan yang cukup signifikan. Hal inilah yang membuat beliau sedikit menyesal karena baru mencoba penyembuhan kanker payudara akhir bulan Maret 2009. Jika saja bisa mengkonsumsinya lebih awal, tentunya akan lebih cepat pula beliau sembuh dari kanker payudara. Begitulah, setelah hampir satu bulan menjalani penyembuhan kanker payudara, kini harapan dr. Pur untuk sembuh dari kanker payudara semakin mendekati kenyataan. Pertengahan April 2009 lalu, kondisi kesehatan beliau sudah mulai membaik. Beliau tidak lagi merasakan keluhan kesehatan seperti sebelumnya. Ini artinya beliau sudah bisa dikatakan sembuh dari kanker payudara. Apalagi setelah memeriksakan diri kembali ke RSCM, hasilnya sangat positif. Setelah akhirnya bisa sembuh dari kanker payudara, dr. Pur tidak lupa untuk berbagi dengan pasien kanker lainnya. Apa yang dibagikannya tidak hanya mengenai cara hidup sehat, tetapi juga mengenai herbal penyembuh kanker Tahitian Noni....

Read More